Yesung PoV
“Terima kasih semuanya” kataku sambil sedikit membungkuk kea rah penonton dan memberikan seulas senyum manis ku. Ah, betapa senangnya bisa memberikan hiburan kepada fans ku. Yah.. meskipun yang menonton acara ku ini belum tentu penggemar berat ku, tapi aku senang.
Setelah itu, aku kembali ke back stage. Sesudah ini, aku ada acara lain, aku ingin menemukan dangkoma ku tercinta.Tidak..tidak.. maksudku, aku ingin menemui member super junior yang lain. Rencananya, hari ini siwon akan mengajak kami makan malam. Kebetulan saja aku lapar.
Aku masuk ke mobil ku dan berencana ingin kembali ke dorm Super Junior. Tapi tiba-tiba saja.. handphone ku berbunyi.Satu sms pun masuk.Siwon
From: Siwon
Hyung, kami semua sudah menunggu mu.Kau lama sekali! Ayo cepat.
Tanpa membalasnya, aku segera menancap gas dan.. menuju ke restoran yang siwon sering kunjungi. Huh, Korea macet… jarang sekali.Apa karena mataku terlalu sipit? Tidak,tidak.Dengan sigap aku memainkan setir mobil ku dengan handal. Dan akhirnya, sampailah aku di sebuah restoran yang sering di kunjungi Siwon.
Aku yakin dan benar-benar yakin, dimana ada orang-orang yang berkumpul ramai, pasti di sanalah Super Junior berada. Aku berlari kecil dan baru saja aku membuka pintu restoran.. Ah! Itu mereka.Aku berjalan cepat menuju grup kecil itu.
Saat aku sampai, tanpa basa-basi aku langsung teriak kecil dan menggebuk meja di depan ku. “Halo semuanya! Yesung yang manis dan keren dengan suara super indah pun datang! Siwon.. kau tahu saja aku la….par?” mataku langsung tercengang dengan pemandangan yang berbeda di hadapanku.
Aku mengucek mata ku berkali-kali, ternyata mereka bukan.. Siwon, ataupun member Super Junior. Aku mundur dan menyengir kuda. “Siapa kau? Ada apa kau disini? Apa urusanmu? Ha?” tanya seorang wanita dengan rambut pendek.
Tidak.. tidak.. mereka semua.. tante-tante yang.. argh aku tidak tahu menyebut mereka apa! “Ah.. tidak-tidak.. bukan maksud ku untuk mengganggu kalian, ku pikir kalian teman-teman ku. Lagipula, rambut kalian.. pendek semua, hehe jadi.. maafkan aku ya” jawabku dengan meringis kecil.
“Hey anak muda! Memang kau tidak lihat kami semua ini perempuan? Walaupun begitu, kami pakai perhiasan! Matamu terlalu sipit, jadi kau tidak bisa membedakan mana teman mu, dan mana orang lain!”
Apaa?!! Aku tidak suka dibilang seperti itu!Aku meremas kedua tangan ku sendiri. Dasar ajumma! “Hey, ajumma! Ibu ku sudah melahirkan aku seperti ini, ini takdir Tuhan.Mana bisa aku merubah nya? Apa kalian tidak mempunyai anak? Huh? Memangnya kalian tidak tahu siapa aku?” mereka semua terdiam dan.. sepertinya memendam amarah padaku.
“Aku adalah Kim Jong Woon atau di panggil Yesung, aku adalah member Super Junior yang sekarang sedang mendunia! Kalian tidak mengenali ku? Ha?” Seorang ajumma pun berdiri dan mulai menggebuk kembali meja.Pelayan disebelah ku kini mulai menjauh.
“Apa? Kau Yesung? Anggota Super Junior? Aku tidak percaya! Dengar ya, anak ku sangat suka pada Yesung, dia juga tergila-gila pada Yesung” katanya. Tuhan.. sanjungan ini membuat ku bangga akan diriku sendiri.
“Tapi saat aku lihat di posternya, Yesung lebih tampan dari kau!” Apa? Apa dia bilang? Aku.. seorang Yesung, hanya terlihat tampan di poster? Hey! Ini aku YESUNG.
“Mwo? Naega? Kau bilang.. arghh aku benci kalian semua!” Dengan kesal aku pun kembali ke mobil ku dan segera menelepon siwon.
“Hyung, kau dimana?” tanyaku kesal. “Aku sedang makan dengan member yang lain” Siwon pasti berbohong. “Tidak, kau tidak dengan member yang lain! Kau tahu, aku kelaparan setengah mati karena mencari kau!”
“Hey, kau ini bagaimana.Sudah berapa lama kau tinggal di dorm Super Junior? Begitu saja tidak bisa menemuka kami” katanya lagi. Aku terbelalak dengan jawaban Siwon. “Mwo?? Kalian.. semua… kalian semua ada di restoran Heaven, bukan?!” kini aku lebih kesal lagi. Siwon sedikit tertawa.
“Yesung, kau tidak membaca sms ku satu lagi ya? Kami tidak jadi makan di restoran itu karena jalan menuju restoran itu terlalu macet, jadi kami putuskan untuk makan dirumah dengan masakan ala Ryeowook…” jawab Siwon bangga. SIAL!!!!
“Jadi, kalian semua? Apakah ada makanan untuk ku?” tanya ku sigap, sambil memegang perutku yang super keroncongan ini, aku pun berharap-harap masih ada makanan untuk ku. “Sepertinya tidak. Hyung, aku ingin makan dulu ya. Sampai jumpa..” tutupnya.
Aku segera memasukan handphone ke saku ku. “Argh! Kenapa sial sekali aku hari ini?!. Ryeowook… masakan mu.. aku tidak tega.. aku ingin memakan masakan mu.. Hah! Dasar Siwon. Bisanya membuat orang kesal saja. Akhirnya aku pun memasuki mobil dan pulang menuju dorm Super Junior.
Rywowook PoV
“Hyung, kau dari mana saja? Kenapa baru datang sekarang? Bukannya acara mu sudah selesai sejak 2 jam yang lalu? Kami semua menunggu mu satu jam. Karena kami kelaparan, jadi kami meninggalkan mu. Maaf ya, aku juga lapar tadi. Tadinya aku ingin menunggu mu, tapi lapar ku sudah tidak bisa kompromi. Mian…” kataku dengan rasa bersalah.
“Sudah lah, biar saja.Aku juga malas, sudah tidak nafsu makan lagi. Aku ingin segera tidur. Hari ini memang menyebalkan sekali!” gerutu Yesung. Aku menunduk dan.. “Sayang sekali, padahal aku sudah memasakan mu sesuatu yang spesial dari yang lainnya.Tapi kau malah tidur, aku beri kyuhyun saja kalau begitu. Sepertinya dia masih lapar” Aku mengambil sup caramel ku. Tapi.. seperti ada yang mencegat ku.
“Ryeowook, sepertinya.. sup itu masih hangat. Kau tahu kan? Cuaca diluar sangat dingin, orang-orang butuh kehangatan sekarang. Bolehkah sup itu untukku? Aku sama sekali belum makan.”
Akhirnya! Yesung bangun dari tempat tidur dan menarik tangan ku. Huh, aku tidak percuma membuat sup caramel ini untuknya.Aku berpura-pura untuk bersikap tenang kepadanya.
“Hah.. baiklah, kupikir kau tidak mau. Habis kan saja, aku ingin keluar dulu” kataku. Yesung tanpa banyak omong segera melahap sup caramel yang telah aku buatkan untuknya. Aku keluar menuju kamar Kyuhyun.
“Kyuhyun? Apa kau didalam?” tanyaku. Aku masih berada diluar pintu kamarnya, takut mengganggu jadi ku ketuk pintunya.
TOK..TOK..TOK..
“Kyuhyun? Hey apa kau didalam?”
“Chuu chuu!! Huaaa.. jangan sampai kalah, ayo bunuh mereka semua.Chuu Chuuu tembakkkk!!!” terdengar suara Kyuhyun yang masih bermain game. Aku kesal sekali kalau Kyuhyun sudah mulai memainkan gamenya, apalagi jika ia kalah. Suaranya akan membangunkan semua member Super Junior. Untung jika dia teriak dipagi hari, bisa membuat alarm untuk kami semua.Tapi suaranya mengganggu kami yang sedang tidur.
Aku segera masuk ke kamarnya, dan melihat kamar Kyuhyun dan Sungmin yang sangat berantakan. “Kyuhyun! Mengapa kamar mu berantakan sekali? Lee Teuk akan datang ke kamar member. Kau harus cepat merapihkannya” teriakku. Suara ku masih terkalahkan dengan suara game Kyuhyun.
“Biar Sungmin saja.. aku sedang main game.Kau tidak lihat ya?” Arghh Kyuhyun menyebalkan sekali!. “Ayooo cepat. Sungmin sedang keluar, jadi kau yang harus..
“Halo semuanyaaa” sapa Sungmin dengan memamerkan barisan gigi putihnya yang rapih dan bersih. Tuhann! Mengapa Sungmin harus datang di saat aku sedang menyuruh Kyuhyun agar membersihkan kamar?!
“Itu dia datang, aku tidak perlu lagi untuk membersihkan kamar” Kata Kyuhyun sambil meneruskan gamenya. Wajahku sudah memerah mungkin, aku kesal sekali!. Akhirnya aku mendekati Sungmin yang masih terdiam didepan kamar.
“Sungmin, kau tidak bisa menasihati Kyuhyun agar dia tidak terus bermain game?” tanyaku pelan pada Sungmin. Dengan santai, Sungmin membalikan badannya padaku dan berkata “Tenang saja, sudah ku atur.Sebentar lagi dia akan selesai bermain” Sungmin kembali mengulas senyum padaku.
“Bagaimana bisa? Kau saja hanya diam disini dan sama sekli tidak menasihatinya.Ah.. kau ini! Kau ingin maknae yang satu itu menghancurkan perform kita besok? Besok kita harus tampil, kita membutuhkan stamina.Sekarang sudah jam 10 malam!”
“Ryeowook, dengar ya. Selama aku tinggal di kamar ini bersama dengan Kyuhyun, hanya aku yang tahu sifat-sifatnya selama di kamar.Dan kau tahu kan, hanya aku yang bisa menaklukannya untuk berhenti bermain game.Jadi.. serahkan saja padaku” jelas Sungmin dengan bangga.
“Jadi?” tanya ku lagi. “Kita lihat saja” balas Sungmin. Sungmin mulai beraksi, kini ia mendekati Kyuhyun yang sedang bermain game.
“Hyung, kau main apa?” tanya Sungmin singkat. “Permainan yang kemarin ku ceritakan pada kau.Sebentar lagi aku akan melawan raja nya.Sebentar lagi final nya.” Jawabnya Kyuhyun sambil memainkan kesepuluh jarinya di atas keyboard laptop.
“Kau ingin main sampai kapan?” tanya Sungmin. Aku berusaha mendengarkan pembicaraan mereka. “Tidak tahu, yang pasti sampai di finalnya” balas Kyuhyun lagi. “Baiklah.. tapi kalau sampai kau kalah?” tanya Sungmin.
Ternyata pertanyaan itu membuat Kyuhyun terdiam dan refleks memencet tombol pause. Kyuhyun yang sedaritadi duduk menghadap laptop kini membalikan badannya ke arah Sungmin. “Apa?” tanya nya. “Bagaimana kalau sampai kau kalah?” tanya Sungmin lagi. “Aku tidak tahu, yang pasti.. aku ingin menghabiskan game ini” jawabnya lagi.
“Baiklah kalau begitu.Sebentar lagi bukan game mu yang tamat, tapi laptop kau” kata Sungmin seraya memperingatkan Kyuhyun. “Mengapa?” tanya Kyuhyun heran.
Kyuhyun tersadar akan Donghae yang berada di depannya. “Donghae? Mau apa datang kemari”
BRAKKK..!!
“Oww” kataku singkat. Ternyata Donghae menggebrak keyboard Kyuhyun. Gamenya dengan cepat berhenti. “Kau.. Kau mengancurkan laptop ku!! Arghh kauuu. Aku tidak bisa bermain game lagi aaaaa!!!” Kyuhyun kini berjalan keluar kamar tanpa memperdulikan ku.
Aku mendekat kearah Donghae dan Sungmin. “Lalu bagaimana kalau begini? Kau ingin mengganti laptop Kyuhyun?” tanyaku pada Donghae.Donghae tertawa kecil “Tidak, tidak.. tenang saja.Shindong akan memperbaikinya.Nah Sungmin, rencana kita berhasil, nanti jika Kyuhyun kembali kau nasihati dia” kata Donghae pada Sungmin.
Donghae pun meninggalkan kamar ini. “Jadi begitu ya rencana mu.Aku kira sepertin apa” kataku datar. Sungmin menganggukan kepalanya dengan cepat. “Yap! Haha lihat saja nanti, aku akan menasihatinya.Dan akan kuusahakan dia akan bermain sedikit beberapa waktu kedepan”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar